Sarcodina bergerak dengan pseudopodia/kaki semu dimana merupakan penjuluran & sitoplasma sel.
Bentuk sel Sarcodina berubah-ubah saat diam & bergerak.
Sarcodina berkembang biak secara aseksual dengan pembelahan biner.
Dalam lingkungan yang buruk, misal kekeringan Sarcodina dapat membentuk kista.
Sarcodina ada yang telanjàng & ada pula yang bercangkang.
Ada yang hidup bebas di tanah lembab, di air tawar & air laut,dan ada pula Sarcodina yang parasit pada hewan & manusia.
Contoh:
Amoeba proteus dimana hidup bebas di tanah lembab.
Entamoeba histolytica: contoh parasit pada usus halus manusia dan dapat menyebabkan disentri amoeba.
Entarnoeba coli: parasit pada kolon (usus besar) manusia dan dapát menyebabkan diare (buang air besar terus-menerus).
Entamoeba gingivalis: parasit pada rongga mulut manusia, dapat merusak gigi dan gusi.
Arcella, dan dfflugia : mempunyai cangkang dan hi dup di air tawar.
Foraminfera: merupakan kelompok sarcodina bercangkang yang tersusun dan silica/zat kersik atau zat kapur/kalsium karbonat (CaCO3) yang hidup di laut. Contoh genus yang terkenal adalah:
Globigerina: endapan tanah Globigerina digunakan sebagai petunjuk dalarn pencarian sumber minyak burni.
Radiolaria:
bercangkang dan memiliki banyak duri dan zat kitin dan stronsium sulfat
terdapat di laut dan endapan tanah Radiolaria dapat digunakan sebagai bahan penggosok.